Inspire people to succeed
Banyak dari kita yang sulit percaya terhadap orang lain.
Demikian juga dengan krisis kepercayaan terhadap diri sendiri.
Ada juga yang dulunya mudah percaya, tapi karena sebuah bahkan beberapa pengalaman, akhirnya sekarang menjadi tidak lagi mudah percaya lagi dengan orang lain.
Namun ada juga beberapa kejadian, yang membuktikan bahwa masih mudah rasa percaya terhadap orang lain itu ditumbuhkan.
Dari rasa percaya, telah banyak kisah sukses dilahirkan. Rasa percaya membuat orang mampu melewati hambatan, mampu keluar dari keterbatasan, bahkan diibaratkan dengan rasa percaya kita mampu memindahkan gunung.
Seorang pemuda sangat menginginkan tato (tattoo) di lengannya. Ia ingin tato bergambar singa. Karena keinginan yang sangat kuat, ia pun pergi mendatangi pembuat tato. Setelah mengutarakan keinginan gambar tatonya, mulailah si pembuat tato mempersiapkan alat-alatnya untuk segera memulai mengerjakan tato di lengan pemuda tadi.
Sebuah alat semacam jarum pun mulai beraksi di lengan pemuda tadi.
“Oooooouuuwwww….!!!,” jerit si pemuda itu.
Di suatu hari Sabtu, waktu itu saya mengisi kelas untuk mata kuliah Psikologi Persepsi. Seperti kebanyakan, materi Psikologi Persepsi berisi tentang teori Gestalt, penyimpangan persepsi (ilusi dan halusinasi) dan tentu di awal materi selalu didahului dengan definisi dan proses terjadinya persepsi.
Anda tentu familiar dengan gambar berikut.
Cukup lama tidak menulis di www.inspiratio.web.id, hampir sepuluh hari lebih tidak memuat tulisan baru, ternyata menuai beberapa reaksi. Beberapa teman saya mengirim e-mail dan sms yang menanyakan kenapa saya cukup lama tidak menulis. Eeh ternyata.. dari beberapa reaksi tersebut, saya menemukan ada beberapa kategori reaksi, yang setelah saya pilah dan pilih akhirnya menjadi tiga kategori. Berikut ini reaksi yang muncul, dengan tulisan yang sudah di-edit untuk menghargai si pemberi komentar.
“Kok lama gak nulis lagi, sibuk ya?”
“Lagi sibuk apa sih sekarang? Kok mulai jarang nulis?”
“Jangan sibuk terus dong, ayo nulis lagi dan segera upload…”
Jika selama ini Anda masih memegang keyakinan bahwa inteligensi atau kepandaian adalah segalanya…,
jika selama ini Anda percaya bahwa dengan kepandaian dan penguasaan ilmu, Anda akan bisa menguasai segalanya…,
jika selama ini Anda meng-iman-i bahwa dengan bekal ilmu saja, Anda bisa meraih semua yang Anda cita-citakan…, setelah membaca 3 kisah berikut ini, bisa jadi, dan hampir dapat dipastikan, Anda akan berpikir ulang soal persepsi Anda selama ini.
Simak 3 kisah berikut, yang akan memberi inspirasi kita, bahwa bekal kepandaian bukanlah segalanya.
Beberapa buku saya beli selama satu tahun terakhir ini. Buku-buku berbagai topik ini menambah lagi deretan buku dalam lemari berwarna coklat kehitaman. Tiba-tiba saya merasa ada yang kurang. Aah iya…, saya belum memberi sampul buku untuk buku-buku yang baru saya beli ini. Tidak seperti buku-buku lain yang sudah diberi sampul plastik transparan dan terlihat lebih rapi dari tampilan depan. Ini saatnya membeli sampul buku dan segera membungkus cover buku agar lebih rapi, tidak mudah rusak dan tetap enak dilihat, meskipun di dalam buku itu terdapat coretan penanda bagian-bagian yang penting, atau mungkin lembar demi lembarnya mulai berubah warna. Pertanda seringnya lembaran itu dibuka dan dibolak-balik. Maka dimulailah aktivitas menyampul buku demi buku.
Seringkali kita menganggap sesuatu terjadi dengan rumus “biasanya…”, “seharusnya..”.
Tidak jarang kita berbuat salah, dan ketika berbuat salah kita harus mengambil keputusan segera.
Kadang-kadang kita harus menerima resiko dari perbuatan salah kita dan mencoba ‘menikmati’ akibat yang ditimbulkannya.
Saya baru saja mengalami peristiwa yang menggambarkan fenomena diatas. Sebuah peristiwa yang bisa jadi tergolong sederhana. Tapi, dibalik kesederhanaannya, saya mendapat refleksi yang bisa saya bagikan. Sekaligus sebagai contoh dari beberapa presupposition NLP yang dikenal powerful.
Begini kejadiannya….
Sebentar lagi Valentine’s Day tiba! Bukan hanya hari yang dianggap spesial buat mereka yang sedang merajut cinta, tapi bagi siapa saja hari kasih sayang ini mengingatkan kita untuk terus berbagi, terus memberi dan terus belajar memaknai cinta yang sesungguhnya. Sebenarnya apa sih arti cinta? Bisa panjang ya bahasannya. Ada yang bilang, membahas makna dan definisi cinta tidak cukup sehari semalam. Tapi, simply, dua kata yang dapat mewakili arti kata cinta adalah memberi dan menerima. Kelihatannya sederhana, tapi maknanya mendalam. Apalagi untuk mempraktikkannya. Memberi apa, kepada siapa, kapan dan dengan cara yang bagaimana. Demikian juga dengan kata menerima. Menerima apa, dari siapa, kapan dan dengan cara apa.
Valentine identik dengan cinta. Cinta identik dengan hati. Cinta atau hati biasanya dilambangkan seperti gambar diatas. Dan tulisan : I Y You, terbaca I Love You. Y = cinta = hati.
Berikut ini tulisan yang saya terjemahkan dari video klip yang saya dapat dari Youtube dengan judul An Inspiring Story for Your Someone Special. Video klip ini telah menginspirasi saya. Dan semoga juga dapat menginspirasi Anda untuk menjadikan setiap hari sebagai hari Valentine.
Pernahkah perhatian kita terfokus pada sesuatu yang baru dan menarik?
Pernahkah kita menjadi begitu asyik mengerjakan pekerjaan baru kita dan melupakan tugas lainnya?
Pernahkah kita sangat antusias menjalan peran baru dan akhirnya menyingkirkan peran-peran lainnya?
Bila kita pernah mengalami hal-hal diatas, nampaknya si pencuri hati telah masuk dalam diri kita. Seperti apa ya?
Apakah Anda pernah mendengar singkatan TEKTB? Buat saya, istilah ini baru saya kenal seminggu yang lalu, ketika mengikuti kelas Master Practitioner NLP Training. Istilah TEKTB ini dimunculkan oleh Bapak Akhmad Sungkar, seorang psikiater kenamaan di Surabaya, yang sama-sama menjadi peserta training. Oleh Bapak yang senior, suka berbagi ilmu dan banyak pengalaman ini, istilah TEKTB menjadi populer dalam kegiatan selama 5 hari ini. apa sih TEKTB itu? Bagaimana kita memanfaatkan TEKTB untuk kebaikan banyak orang? Yuk kita simak bersama.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Aug | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||