I feel good, I feel God

Posted March 30th, 2016 by Anna

DSC_6836Apakah saya pernah melihat Tuhan? Secara kasat mata, tidak pernah. Mungkin ada yang pernah melihatnya. Ada yang bersaksi melihat Tuhan berikut dengan pesan yang disampaikanNya. Ada juga yang bermimpi bertemu Tuhan dan kemudian bangun tidur dengan perasaan gembira. Saya belum pernah melihat Tuhan, namun saya bisa merasakan (kehadiran) Tuhan. Seperti apa ya rasanya?

Saat itu saya ditugaskan oleh atasan saya untuk menjadi team-leader sebuah kegiatan baru di kantor. Saya tidak percaya. Kenapa saya? Masih banyak rekan yang lebih senior dari saya. Saya bahkan baru beberapa bulan bergabung dalam tim. Namun atasan saya meyakinkan saya bahwa pasti bisa menjalankan tugas tersebut. Seperti si panda Po dalam film apik Kungfu Panda, saya tidak yakin dengan kemampuan saya. Namun ternyata ada yang melihat potensi saya. Dan dia percaya saya bisa. Tanpa bertanya “kenapa saya?” dua kali, saya pun menjalani dan akhirnya melewatinya. Saya pun merasakan kehadiran Tuhan. Dalam kepercayaan yang diberikan. Dalam pesan keberanian yang disampaikan kepada saya. Lewat kerjasama dari tim kerja yang men-support saya, saya merasakan semua kebaikan, saya merasakan kehadiran Tuhan. Iya benar, saya merasakan kehadiran Tuhan. Tuhan memberikan kepercayaan kepada umatNya, Tuhan menaruh potensi yang melebihi pikiran manusia.

Waktu itu saya menemani anak saya bermain. Dia senang sekali. Meskipun tidak jarang juga anak saya ingin bermain sendiri, tanpa ditemani orang tuanya. Sesekali dia ingin menyelesaikan permainan puzzlenya sendiri sendiri tanpa bimbingan orang tuanya. Kala itu saya menemaninya merakit blocks kesukaannya. Ditemani dengan orang yang jarak usianya bukan hanya beda beberapa tahun, namun puluhan tahun. Anak saya gembira sekali. Saya merasa bahagia, merasakan kebaikan. Saya merasakan Tuhan hadir. Anak saya juga mengajarkan banyak hal. Dia adalah orang paling pemaaf yang saat ini hadir dalam hidup saya. Meskipun terkadang saya dibuatnya jengkel. Saya menegurnya dengan nada yang cukup tinggi. Namun tidak lama kemudian dia sudah memeluk saya dengan manja. Seolah tidak terjadi apa-apa. Saya merasakan kehadiran Tuhan dalam anak saya. Tuhan mengajarkan untuk memaafkan. Tuhan menghadirkan suka-cita. Ya, sekali lagi saya merasakan kehadiran Tuhan.

Ketika itu perasaan saya penuh sukacita. Saya melihat kegembiraan di wajah anak-anak panti asuhan yang berkumpul merayakan Natal. Saya juga melihat ekspresi ketulusan dari mereka yang menghibur anak-anak panti asuhan. Seketika itu saya merasakan segala kebaikan. Ya, saya merasakan Tuhan! Tuhan hadir dalam wajah-wajah ceria yang saya lihat. Tuhan hadir dalam bentuk keriangan anak panti yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya. Tuhan hadir dalam bentuk ketulusan mereka yang menghibur anak panti dengan candaan dan hiburan yang mereka sajikan. Mereka semua baik. Mereka membawa perasaan yang baik bagi semua yang hadir. Mereka menghadirkan Tuhan.

Cerita lainnya tentang kehadiran Tuhan ternyata masih banyak lagi. Selagi saya melihat suka-cita di wajah orang lain, Tuhan ada disana. Saat melihat kebahagiaan terpancar dari wajah orang yang terkadang dianggap remeh dan lemah, Tuhan hadir disana. Saat mendapatkan kepercayaan, pertolongan yang tak terduga, bantuan yang tak dinyana, saat itu Tuhan ada. Saat merasakan kebaikan, merasakan suka-cita, saat itulah saya merasakan Tuhan. I feel good, I feel God.

Kitapun bisa menghadirkan Tuhan bagi sesama. Lewat dukungan, penghiburan, peneguhan, pemberian harapan dan semangat, kita menghadirkan Tuhan bagi sesama yang sedang membutuhkan. Lewat bantuan, waktu dan tenaga yang kita dedikasikan untuk kebaikan banyak orang, kita pun mengupayakan Tuhan bisa dirasakan oleh sesama kita. Tuhan hadir dalam bentuk yang sederhana. Tuhan bisa dihadirkan dalam wujud yang tulus. Tidak perlu yang mewah yang meriah. Tuhan hadir dalam senyuman kita. Tuhan hadir dalam kata-kata kita. Mari kita upayakan.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>