Inspire people to succeed
Kenapa Persahabatan Bisa Putus??
Karena kadang kita sama-sama berpikir: “Ah.. mungkin dia lagi sibuk..“
Akhirnya ga jadi ditelepon
terkadang, kita berpikir takut mengganggu.
lama-kelamaan ..,
Akhirnya muncul pemikiran : ngapain sich gw yang hubungi dia duluan
Kalau sudah begini, cinta kasih dalam persahabatan itu sudah berkurang..
Alhasil Tidak ada lagi hubungan..,
……………………….
Tulisan diatas masuk ke e-mail saya beberapa bulan yang lalu. Entah siapa yang pertama kali menciptakan tulisan tersebut. Tulisan yang jenaka, tapi bisa jadi nyata.
Tulisan yang pastinya sudah banyak masuk ke inbox para pemilik e-mail ini cocok sekali dijadikan contoh distorsi kognitif. Hmmm… apaan lagi tuh distorsi kognitif?
Kemarin, di acara Learning Forum (LF) Trainer Club Indonesia – Surabaya, Bu Hartanti, M.Psi, Psi, membahas tentang Terapi Kognitif. Terapi Kognitif bertujuan salah satunya untuk menerapi masalah yang terjadi karena pikiran yang terdistorsi dan adanya dialog internal (self talk) dalam diri kita.
Pernahkah salah satu dari kejadian ini kita alami?
1. Salah seorang peserta meeting mengkritik ide Anda dan kemudian Anda menganggap seluruh peserta meeting tidak menyukai ide yang Anda presentasikan. Dan apa yang selanjutnya terjadi? … semangat Anda untuk melanjutkan presentasi langsung drop!
2. Sahabat karib Anda tidak membalas sms yang sejak pagi Anda kirim, padahal biasanya sahabat Anda itu tergolong ”quick response sms”. Nah, Anda langsung mengambil kesimpulan, ”Jangan-jangan dia sedang marah nih… apa ya kesalahan yang sudah saya buat?”
3. ”Saya tidak menarik, tubuh saya pendek, badan saya gemuk, rambut saya acak-acakan…. ah, tidak ada yang menarik dari diri saya!”
Dan berbagai distorsi (gangguan) dalam pikiran serta dialog internal yang membayangi pikiran Anda dan selanjutnya …. ya, tentunya akan mempengaruhi tindakan Anda, bukan?
Ketiga contoh diatas adalah contoh dari distorsi kognitif, yaitu Over Generalization (contoh 1), Loncatan Kesimpulan (contoh 2) dan In Exact Labelling (contoh 3).
Nah, kembali ke tulisan dari e-mail diatas, sebuah persahabatan atau hubungan bisa putus, hanya berawal dari sebuah kesimpulan yang diciptakan, yaitu ”Ah,,… mungkin dia lagi sibuk”. Apakah teman kita itu benar-benar sibuk? Belum tentu!
Selanjutnya kita tidak berani menelpon karena kuatir mengganggu teman kita. Apakah benar dia akan terganggu dengan telpon kita? Juga belum tentu!
Dan karena sudah sekian saat tidak berinteraksi kemudian kesimpulan demi kesimpulan kita ciptakan, akhirnya putusnya sebuah hubungan dan persahabatan tidak terhindari lagi.
Lalu bagaimana caranya menghindari distorsi kognitif atau bolehlah secara simple sebut saja negative thinking dan istilah dalam NLP mengatakan ’disempower beliefs’? Menggunakan positive thinking setiap saat kah? Atau memilih menggunakan ’no mind’ (= zero mind state)?
Apapun bisa kita lakukan! Semuanya perlu latihan. Dan berita baiknya dan yang terpenting, setiap dari kita bisa melakukannya!
Kalau kekuatan sebuah distorsi kognisi bisa menghancurkan sebuah persahabatan, membuat kita tidak berani belajar, membuat kita depresi berkepanjangan, dan sederet dampak lain yang tidak membawa dampak yang baik buat kita, tentu kita tidak akan memilih menyingkirkan distorsi-distorsi pikiran kita, bukan? Hmmm…. saya yakin Anda setuju! (upsss!!… kalimat terakhir tadi ini juga contoh jenis distorsi kognitif ya, Loncatan Kesimpulan. Tapi kali ini yang positif dan empower buat kita semua kan? Jadi bukan distorsi lagi dong namanya
)
Referensi: Materi LF TCI Surabaya tgl 30 September 2009, Terapi Kognitif, by Hartanti, M.Psi, Psi.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Aug | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||
One Response for "Kekuatan Distorsi Kognisi"
betul banget pak..sering banget nih sepertinya kita mengalami distorsi kognitif…(lho saya jadi ikut2 melakukan loncatan kesimpulan..hehe^^,)
ayo pak dilanjut dengan contoh2 terapinya pak..
ditunggu..^^,
Leave a reply