Suatu hari, seorang wanita muda datang ke seorang konselor. Wanita itu tidak sanggup lagi menghadapi cobaan yang ia hadapi. Ia menceritakan semua beban masalahnya, berharap si konselor dapat membantunya memecahkan masalah yang menghantuinya saat ini.

 

Singkat cerita, masalah yang dialami wanita muda itu adalah intimidasi, teror dan tekanan yang ia terima, baik melalui sms, e-mail maupun telpon. Suami wanita muda itu baru saja memecat sekretarisnya, karena terbukti melakukan penggelapan uang kantor. Selama ini si sekretaris dianggap jujur dan dapat diandalkan, namun karena terbukti melakukan kesalahan yang dikategorikan pelanggaran berat di kantornya, akhirnya PHK adalah satu-satunya pilihan untuk memberikan punishment. Si sekretaris ini tidak bisa melawan ketika vonis PHK menghampirinya. Namun, karena masih dendam dan tidak menyangka kalau atasannya akan bertindak tegas dan langsung mem-PHK, kemudian ia melakukan teror kepada istri atasannya.

(more…)