Inspire people to succeed
Seorang pemuda sangat menginginkan tato (tattoo) di lengannya. Ia ingin tato bergambar singa. Karena keinginan yang sangat kuat, ia pun pergi mendatangi pembuat tato. Setelah mengutarakan keinginan gambar tatonya, mulailah si pembuat tato mempersiapkan alat-alatnya untuk segera memulai mengerjakan tato di lengan pemuda tadi.
Sebuah alat semacam jarum pun mulai beraksi di lengan pemuda tadi.
“Oooooouuuwwww….!!!,” jerit si pemuda itu.
Di suatu hari Sabtu, waktu itu saya mengisi kelas untuk mata kuliah Psikologi Persepsi. Seperti kebanyakan, materi Psikologi Persepsi berisi tentang teori Gestalt, penyimpangan persepsi (ilusi dan halusinasi) dan tentu di awal materi selalu didahului dengan definisi dan proses terjadinya persepsi.
Anda tentu familiar dengan gambar berikut.
Cukup lama tidak menulis di www.inspiratio.web.id, hampir sepuluh hari lebih tidak memuat tulisan baru, ternyata menuai beberapa reaksi. Beberapa teman saya mengirim e-mail dan sms yang menanyakan kenapa saya cukup lama tidak menulis. Eeh ternyata.. dari beberapa reaksi tersebut, saya menemukan ada beberapa kategori reaksi, yang setelah saya pilah dan pilih akhirnya menjadi tiga kategori. Berikut ini reaksi yang muncul, dengan tulisan yang sudah di-edit untuk menghargai si pemberi komentar.
“Kok lama gak nulis lagi, sibuk ya?”
“Lagi sibuk apa sih sekarang? Kok mulai jarang nulis?”
“Jangan sibuk terus dong, ayo nulis lagi dan segera upload…”
Jika selama ini Anda masih memegang keyakinan bahwa inteligensi atau kepandaian adalah segalanya…,
jika selama ini Anda percaya bahwa dengan kepandaian dan penguasaan ilmu, Anda akan bisa menguasai segalanya…,
jika selama ini Anda meng-iman-i bahwa dengan bekal ilmu saja, Anda bisa meraih semua yang Anda cita-citakan…, setelah membaca 3 kisah berikut ini, bisa jadi, dan hampir dapat dipastikan, Anda akan berpikir ulang soal persepsi Anda selama ini.
Simak 3 kisah berikut, yang akan memberi inspirasi kita, bahwa bekal kepandaian bukanlah segalanya.