Archive for the ‘HRD, Training & Organisasi’ category

Seorang teman lama (maksudnya, berteman sejak SMP sampai sekarang), menceritakan salah satu pengalamannya di kantor. Sebut saja namanya teman saya itu Melin (tanda diakhiri ‘da’ di namanya lho yaa heheee….). Melin menceritakan pengalamannya mengalami “bullying” di kantor tempatnya bekerja. Ups, apaan tuh bullying? Bullying diartikan secara sederhana yaitu adanya tekanan yang dilakukan seseorang terhadap orang […]

Dalam sebuah kesempatan seminar Himpunan Pengelola SDM Indonesia (HPSMI) tanggal 21 Mei 2008 oleh Bapak Widyarto Adi PS (Pudisklat Kelompok Kompas-Gramedia, Jakarta) dengan topik “Enhancing Motivation Training: Basic Mentality – Explore Your Own Excellence”, saya tertarik dengan istilah “Seven Year Itch”. Pembahasan Pak Wid (demikian sapaan akrab untuk beliau) soal “Seven Year Itch” bahwa ada […]

Sore itu saya sedang berbincang-bincang soal training dengan seorang rekan yang juga berprofesi sebagai trainer. Usianya masih tergolong muda, terlebih karena usianya memang lebih muda dari saya beberapa tahun. Eh, kalau saya sih menganggap usia saya masih muda lho… ukurannya sih dari teori tahap perkembangan usia 21-35 tahun adalah Dewasa Awal (ada juga teori yang […]

Seni Pacing-Leading (bagian 2)

January 16th, 2009

Setelah tulisan sebelumnya tentang pacing-leading beserta contohnya dalam proses tawar-menawar, kali ini saya akan bagikan pengalaman mempraktikkan pacing-leading di area yang lain, yaitu wawancara. Saya mempraktikkan dan belajar untuk menerapkan pacing-leading dengan lebih baik di beberapa kesempatan wawancara, dalam contoh ini adalah wawancara selama proses assessment. Sekali lagi perlu diingat, tujuan melakukan pacing-leading adalah menjalin […]

Masalah peserta yang tidak mau berpartisipasi dalam aktivitas team sudah bisa dipahami, bukan? Sekarang kita tilik masalah berikutnya:   Bagaimana jika peserta tidak mengerti petunjuk yang diberikan?   Tandanya adalah: ·         Wajah bingung ·         Peserta saling bertanya tentang apa yang harus dilakukan ·         Peserta tidak melakukan sesuai harapan ·         Tidak ada yang terjadi ketika aktivitas […]

50 Quick Team Building Games karangan Brian Cole Miller. Judul buku setebal 289 halaman ini adalah hadiah dari teman saya, Jumai, sebelum dia melanjutkan kehidupannya di negara asal artis Jang Nara, Korea. Ekspresi senang jelas terlihat di wajah saya saat menerima buku ini. Teman saya yang lain mengatakan: ”Wah, Anna bangeeettt”, ketika melihat buku dengan […]

“Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. Kisah Mahabrata atau tragedi dari Yunani. Setiap kita dapat satu peranan yang harus kita mainkan…”   Demikian beberapa lirik awal lagu berjudul Panggung Sandiwara yang dinyanyikan Nicky Astria dan sempat populer di tahun 1980-an. Lalu, apa ya hubungan lagu ini dengan tulisan tentang organisasi? Ternyata organisasi/tempat kerja kita […]

Menyambung tulisan sebelumnya tentang Aplikasi Tahapan Konseling, ketika pelaksanaan konseling berlangsung, tidak jarang konselor kurang siap dengan proses konseling dan terperangkap oleh perilaku yang dapat membuat konseling menjadi destruktif. Bukannya konseli menjadi terbantu dengan proses konseling, namun perilaku konselor malah menghambatnya untuk mencapai pemecahan masalahya.  

Aplikasi Tahapan Konseling

September 10th, 2008

Setelah kita mengetahui Apa dan Bagaimana Konseling di tulisan sebelumnya, sekarang saatnya kita mengaplikasikannya. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan agar proses konseling terstruktur dan runtut. Dengan demikian dapat dilakukan penggalian masalah serta tindak lanjut yang perlu dilakukan konseli secara konstruktif.

Apa dan Mengapa Konseling

September 10th, 2008

Dalam dunia kerja maupun organisasi, kita kenal adanya konseling. Pihak yang memberikan konseling disebut konselor (counselor), sedangkan yang dikonseling disebut konseli. Konseling bukan saja tugas dari HRD atau pengelola SDM di organisasi. Setiap orang (pemimpin maupun anak buah) di organisasi/perusahaan dapat terlibat dalam proses konseling. Konseling, sederhananya diartikan proses penyelesaikan masalah secara personal.